Pencarian

    Kata Kunci :
    Periode : s/d

    Buku

    Menyingkap "Ketersembunyian": Home-Workers dan Transformasi "Putting-Out" System Dalam Industri Mikro-Kecil-Menengah Batik. (Studi Kasus Klaster Batik di Sragen-Surakarta-Sukoharjo)

    Detail Buku
    No. ISBN : 987-979-8154-50-8
    Penulis : Arianti Ina R.H.
    Format / Ukuran : 170x240
    Jumlah Halaman : 422
    Edisi : 1
    Tahun Terbit : 2013
    Penerbit : Satya Wacana University Press Salatiga - Salatiga
    Url : http://webopac.uksw.edu/uhtbin/cgisirsi.exe/x/x/0/5?searchdata1=Menyingkap+"ketersembunyian"+home-workers+dan+transformasi+putting-out+system+dalam+industri+mikro-kecil-menengah+batik+:+studi+kasus+klaster+industri+batik+di+Sragen-Surakarta-Suk
    Sinopsis

    IIndustri yang menggunakan mode produksi “Putting-Out” System (POS) dan Home-Workers (HW) telah lama ada. Namun pandangan umum terhadap POS dan HW tidaklah berperan penting dalam perekonomian modern. Dominasi pandangan ini yang menyebabkan industri berbasis POS dan HW ‘tersembunyi’ dari berbagai pihak. Namun di sisi lain ada fakta bahwa praktik penggunaan HW melalui POS semakin meluas, yang disertai praktik eksploitasi pada mereka dan keluarganya. Ada upaya berbagai pihak yang merasa diuntungkan dari praktik ini untuk terus “menyembunyikannya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap “ketersembunyian” POS dan HW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HW terintegrasi pada pasar yang luas dan intensif. Proses ini mendorong transformasi POS menjadi penting atau strategis, yang juga berarti mendorong posisi HW dan keluarganya menjadi strategis dalam mendukung eksistensi industri, namun sebaliknya menciptakan kondisi HW yang semakin memburuk, khususnya pada perempuan HW. Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa pandangan umum terhadap POS dan HW, khususnya dalam industri batik yang ada selama ini tidaklah tepat. Faktanya POS dan HW menjadi mode produksi strategis bagi industri atau kapitalis dalam restrukturisasi ekonomi dunia yang menuntut cara-cara produksi yang efisien dan fleksibel. Perubahan pasar yang cepat dan sulit diprediksi, serta perkembangan inovasi dan teknologi mendorong industri menjadikan POS dan HW alternatif yang strategis. HW merupakan sumberdaya yang sewaktu-waktu dapat digunakan dan dapat “dibuang” oleh industri dalam menghadapi perubahan pasar. Oleh karena itu tuntutan ini mendorong terjadinya transformasi POS yang melibatkan aktor-aktor di dalamnya. Realitas POS dan HW merupakan bentuk konkrit kapitalisme yang bergandeng tangan dengan patriarkhi, sedangkan negara melalui kebijakannya turut mendukung proses ini. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi HW, khususnya perempuan dan Industri berbasis POS nyata dan strategis. Oleh karena itu selayaknya mereka tidak “disembunyikan’ atau ‘tersembunyi’ dari berbagai pihak. Kontribusi mereka layak diakui dan diapresiasi sebagaimana pekerja pada umumnya di dunia publik.