Pencarian

    Kata Kunci :
    Periode : s/d

    Buku

    Seri 2 Kajian Ekofeminisme: Ancaman Kerusakan EkologisProduksi Batik Rumahan: Narasa Perlindungan Ruang Domestik

    Detail Buku
    No. ISBN : 9786028252911
    Penulis : Arianti Ina R.H.
    Format / Ukuran : 15.5x23
    Jumlah Halaman : 332
    Edisi : 2
    Tahun Terbit : 2014
    Penerbit : Jalasutra & Pusat Penelitian dan Studi Gender UKSW - Yogjakarta
    Url : http://jalasutra.com/index.php?route=product/product&product_id=480
    Sinopsis

    Modus produksi pabrik masuk dalam rumah tinggal (arena domestik) telah memanipulasi dan merusakan ruang dan aktifitas reproduktif dalam rumah. Kondisinya semakin parah karena dampak produksi batik tidak hanya bermakna ekonomi tetapi juga lingkungan berupa limbah yang berdampak pada lingkungan rumah menjadi kumuh dan tercemar limbah; penyakit karena pencemaran air dan udara, serta penyakit lain karena mengkonsumsi obat-obatan stamina untuk mengejar dead line dan target produksi industri. Pemindahan modus produksi ini menciptakan beban ekonomi yang terkait dengan pengadaan alat produksi, bahan produksi, bahan pendukung produksi (air, listrik, tempat, dll) tetapi juga biaya sosial dan kesehatan. Beban ini semakin berat karena upah yang diberikan juga sangat kecil karena diberikan dalam bentuk satuan, bijian dan satuan lainnya (borongan) dan semua berlangsung tanpa jaminan apapun.Munculnya krisis lingkungan, kesadaran global akan bahaya limbah produksi, dan kesadaran akan konsumsi barang yang ramah lingkungan merupakan suatu peluang positif bagi implementasi batik ramah lingkungan. Di tengah persoalan ini muncul para perempuan pelopor batik ramah lingkungan. Batik ramah lingkungan menjadi strategi dalam melindungi ruang domestik perempuan dan sekaligus melindungi lingkungan. Para perempuan ini berjuang dengan cara-cara yang khas perempuan (feminin) dan menjadikan kekuatan untuk melawan (cara halus) gempuran batik tidak ramah lingkungan yang berdampak negatif pada keluarga, rumah, dan lingkungan.